Wajah seorang anak kecil yang penuh dengan kasihan, gara - gara akibat perang.
Anak - anak harus menderita karena perang.
Mereka orang orang yang perang tidak punya otak, tidak memikirkan anak - anak kecil.
Raup wajah anak ini yang kasihan sekali penuh harapan harus menjadi korban perang.
Sungguh malang, kebiadaan orang - orang dalam perang yang tidak punya hati nurani.
Anak - anak yang harusnya mendapatkan kasih sayang justru mendapatkan perlakuan yang sangat hina oleh para peperangan.
Mereka hanya mementingkan kepentingan pribadinya, tidak memikirkan orang lain seperti anak - anak.
Sebagai penulis ini, saya berharap pemimpin - pemimpin dari golongan peperangan ini segera dikenai sanksi hukuman.
Karena pemimpin telah gagal dalam menjaga keharmonisan, keamanan negaranya.
Karena menyebabkan negara hancur itu sejatinya perintah dari pemimpin - pemimpin negara yang hanya mementingkan kepentingan pribadi, para pemimpin - pemimpin tidak punya hati nurani, mungkin mereka hanya ingin menjadi sosok pemimpin yang disegani oleh dunia karena kesombongannya yang ingin menjadi pemimpin kuat tangguh hebat, tanpa memikirkan perasaan orang lain.
Jika seandainya para pemimpin pemimpin yang punya hati busuk jahat itu ditindas, dihancurkan pastinya negeri negara akan aman tentram rukun antar sesama manusia.
Pemimpin yang berhati jahat selalu akan memerintahkan para prajurit untuk selalu perang untuk mementingkan kepentingan pribadinya.
Jadi saya berharap pada semua orang - orang yang berhati baik untuk menjebloskan ke penjara para orang pemimpin pemimpin negara yang berhati jahat kejam, ya pantas harus dijebloskan ke penjara.
Pemimpin - pemimpin negara yang berhati busuk jahat akan selalu mencari masalah, yang selalu mengadu domba, selalu ingin perang untuk kepentingan pribadinya.
Semoga ini dapat membuka hati orang orang sehingga mendukung kedamaian keamanan negara satu dengan yang lain untuk saling menghargai dan menghormati sesama manusia.
Siapa lagi yang akan memelerai dari dua orang yang berkelahi kalau bukan orang orang banyak yang sekitarnya, kalaupun ada petugas polisi yang melerai mungkin mampu.
Mereka yang berkelahi harusnya dilerai dipisahkan jangan malah ditonton.
Dilerai dipisahkan bila mampu didamaikan agar tercipta kedamaian, keamanan, ketentraman, kerukunan, keharmonisan antar orang, antar masyarakat, antar wilayah, antar organisasi maupun antar negara.
Jangan sampai gara - gara anda egois yang merasa kuat hebat menjadi korban berikutnya, yang bisa menimbulkan keluarga tidak terima dan balas dendam itu tidak baik.
Hargai dan hormati semua orang, kasihan lihat raup wajah anak - anak yang tidak bersalah yang harus menerima derita hidup, kasihanlah pada anak - anak.

No comments:
Post a Comment